Wearpack adalah pakaian kerja yang dirancang untuk membantu melindungi tubuh dan menjaga pakaian pribadi dari kotoran selama bekerja. Pakaian ini banyak digunakan oleh pekerja bengkel, konstruksi, manufaktur, hingga industri minyak dan gas.
Meski sering disebut pakaian safety, tidak semua jenis wearpack memiliki fitur perlindungan yang sama. Ada wearpack untuk pekerjaan umum, ada juga yang dirancang khusus untuk menghadapi risiko seperti api. Yuk, simak tipsnya cara memilih wearpack yang sesuai.
Fungsi Wearpack di Tempat Kerja
Selain menjadi seragam, wearpack memiliki beberapa fungsi yang mendukung aktivitas pekerja:
- Menjaga pakaian pribadi dari debu, oli, dan kotoran selama bekerja.
- Membantu melindungi tubuh dari bahaya tertentu. Bergantung kepada jenis bahan dan spesifikasi wearpack.
- Meningkatkan visibilitas pekerja melalui warna terang atau strip reflektif yang sesuai kebutuhan.
- Memberikan identitas visual agar pekerja dari perusahaan atau divisi tertentu mudah dikenali.
- Mendukung kenyamanan kerja jika ukuran dan desainnya sesuai dengan aktivitas pengguna.
Perlu diingat bahwa tidak semua wearpack memiliki fitur flame-retardant atau tahan api. Wearpack tahan api biasanya memiliki bahan dan spesifikasi khusus.
Jenis Wearpack Berdasarkan Perlindungannya

Wearpack tersedia dalam beberapa jenis dengan fungsi berbeda:
- Wearpack hi-vis: membantu pekerja lebih mudah terlihat.
- Wearpack tahan api: memberikan perlindungan terhadap paparan api dan panas tertentu.
- Wearpack kimia: membantu melindungi tubuh dari paparan bahan kimia sesuai kemampuan materialnya.
Ingin mengetahui perbedaannya lebih lengkap? Baca artikel terkait jenis wearpack disini.
Tips Memilih Wearpack yang Tepat
-
Pilih Berdasarkan Risiko Lingkungan Kerja
Kenali resiko bahaya di tempat kerja terlebih dahulu. Jika terdapat risiko api atau bahan kimia, pilih pakaian dengan perlindungan khusus yang sesuai. Biasanya lihat dari bahannya. -
Pastikan Ukurannya Sesuai
Wearpack sebaiknya tidak terlalu ketat atau longgar. Pastikan Anda tetap nyaman saat bergerak (contoh: membongkok, menjongkok). Pakaian terlalu longgar juga berisiko tersangkut pada mesin dan pakaian terlalu sempit tidak nyaman dan dapat memengaruhi kinerja pekerja. -
Periksa Fitur Tambahan
Perhatikan strip reflektif, saku, manset, dan penutup ritsleting. Pilih fitur yang benar-benar mendukung pekerjaan, bukan sekadar membuat pakaian terlihat lebih lengkap. -
Beli dari Distributor Terpercaya
Pastikan penjual dapat menjelaskan spesifikasi dan batas perlindungan produk. Untuk wearpack khusus, mintalah informasi standar, dokumen sertifikasi, serta petunjuk perawatannya.
Rekomendasi Wearpack
Wearpack K3: VPRO Setwear
Sedang mencari pakaian kerja untuk aktivitas bengkel atau lapangan? VPRO Setwear bisa menjadi pilihan. Fitur utamanya meliputi:
- Model setelan baju dan celana terpisah.
- Bahan katun tebal.
- Strip reflektif pada enam titik.
- Saku dada, samping, dan belakang.
Sesuaikan penggunaannya dengan risiko pekerjaan. Produk ini tidak boleh diasumsikan tahan api atau kimia tanpa spesifikasi pendukung.
Wearpack Tahan Api: Coverall Nomex IIIA
Untuk kebutuhan pakaian tahan api, Anda dapat mempertimbangkan Coverall Nomex IIIA. Produk ini ditawarkan untuk kebutuhan industri dengan material berbasis Nomex. Konfirmasikan model, komposisi bahan, dan sertifikasi produk sebelum membeli.
Wearpack Kimia: Ansell Microgard AlphaTec 3000
Ansell Microgard AlphaTec 3000 adalah baju hazmat memiliki bahan multilapis, sistem ritsleting ganda, dan sifat antistatis sesuai EN 1149-5. Sebelum memilihnya, periksa kesesuaian produk dengan bahan kimia dan kondisi paparan di tempat kerja.
FAQ
Wearpack adalah APD penting untuk digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan. Namun, spesifikasi dan fiturnya perlu ditinjau kembali oleh masing-masing safety officer. Masih bingung cara memilihnya? Konsultasi saja dengan Kurnia Safety.

