KSS Logo
cart-quote
  1. Home
  2. Pelindung Telinga
  3. Perbedaan Nilai NRR & SNR pada Pelindung Telinga

Perbedaan Nilai NRR & SNR pada Pelindung Telinga

  Penulis:   Elizabeth Sarah     19 Oktober 2026   Pelindung Telinga ... min, estimated reading time.
Perbedaan Nilai NRR & SNR pada Pelindung Telinga

Perbedaan NRR dan SNR paling mudah dibedakan pada standar regionalnya. NRR (Noise Reduction Rating) berasal dari Amerika Serikat dan dipakai oleh OSHA (Occupational Safety & Health Administration), sedangkan SNR (Single Number Rating) adalah standar Eropa.  

Selain dari asal usulnya, rumus perhitungannya juga berbeda, begitu juga cara membaca angkanya di dunia nyata. Supaya tidak salah memilih earmuff atau earplug, yuk disini!Apa itu NRR vs SNR Dalam Kebisingan

Apa Itu NRR (Noise Reduction Rating)? 

NRR adalah angka dalam desibel (dB) yang menunjukkan kemampuan pelindung telinga meredam kebisingan. Angka ini diatur oleh EPA Amerika Serikat dan digunakan OSHA untuk menilai kecukupan perlindungan pekerja.⁠  

Namun, angka NRR pada label produk biasanya memiliki hasil dari uji laboratorium, sehingga angka perlindungan sebenarnya biasanya lebih rendah. Oleh karena itu, OSHA menyarankan penyesuaian saat kebisingan diukur dalam dBA:⁠ 

Paparan di telinga (dBA) = Level kebisingan (dBA) − [(NRR − 7) ÷ 2]  

Contohnya, di area 85 dBA dengan earmuff NRR 25, pengurangannya adalah (25 − 7) ÷ 2 = 9 dB. Jadi paparan di telinga sekitar 76 dBA. 

Apa Itu SNR (Single Number Rating)? 

SNR adalah angka perlindungan menurut standar Eropa (ISO 4869-2 dan EN 352). Berbeda dengan NRR, SNR dihitung dari kebisingan dalam satuan dBC. 

Paparan di telinga (dBA) = Level kebisingan (dBC) − SNR  

Contohnya, di area 100 dBC dengan pelindung telinga SNR 15, paparan di telinga sekitar 85 dBA. Angka SNR biasanya beberapa dB lebih tinggi daripada NRR karena metode hitungnya berbeda.⁠  

Cara Memilih Alat Pelindung Telinga yang Benar 

  1. Asesmen Lingkungan Kerja

    Ketika memilih alat pelindung telinga yang tepat, segera mulai dengan mengukur tingkat kebisingan di area kerja. Di Indonesia, nilai ambang batas kebisingan adalah 85 dBA untuk 8 jam kerja per hari. Pilih pelindung yang mampu menurunkan paparan di bawah batas tersebut, tetapi jangan berlebihan sampai pekerja sulit mendengar sinyal peringatan.
  2. Utamakan Ukuran

    Pelindung telinga yang tidak pas biasanya kurang efektif. Setiap orang punya bentuk telinga dan kepala yang berbeda. Kacamata, rambut tebal, atau helm bisa membuat earmuff tidak menempel rapat. Sangat disarankan untuk melakukan testing terlebih dahulu sebelum membeli agar lebih efektif. 
  3. Cek Standar dan Sertifikasi

    Pastikan produk memiliki label NRR atau SNR yang jelas dan sesuai standar, seperti ANSI/ASA S12.6 atau EN 352. Di Indonesia, pelindung telinga juga termasuk APD yang diatur Permenaker No. 8 Tahun 2010, yaitu berupa sumbat telinga (ear plug) dan penutup telinga (earmuff).

FAQ

Setelah memahami perbedaan NRR dan SNR, Anda bisa memilih pelindung telinga dengan lebih percaya diri. Cari earmuff dan earplug yang sesuai kebutuhan di distributor earmuff earplug terpercaya.