1. Home
  2. Kumpulan Artikel Terbaru
  3. 10 Jenis APD K3 untuk Bekerja

10 Jenis APD K3 untuk Bekerja

 Penulis: Kevin   2 months ago  Kumpulan Artikel Terbaru   min, estimated reading time.
10 Jenis APD K3 untuk Bekerja

Penggunaan alat pelindung diri (APD) saat bekerja merupakan hal yang wajib, terutama bagi pekerja lapangan. APD sendiri sudah dikenal di berbagai industri yang mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3. Penggunaan APD juga sudah termasuk dalam SOP setiap perusahaan terkait. Bagi para pekerja dan perusahaan, penggunaan APD K3 adalah suatu keharusan. Untuk itu beredar istilah "Safety First" di kalangan pekerja K3.

Kewajiban menggunakan APD juga tertulis dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Per.08/Men/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri. Dan pengusaha wajib untuk menyediakan APD sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pekerjanya.

Ada banyak resiko cedera di tempat kerja, seperti kesalahan manusia (human error), kesalahan pada mesin, jatuh dari ketinggian, dan lainnya. Dengan mengikuti SOP yang ada, faktor resiko cedera dan kecelakaan kerja yang ada mungkin bisa kita minimalisir.

APD K3 yang Dipakai Saat Bekerja

APD K3 pada umumnya terdiri dari beberapa jenis yang berbeda dan semua memiliki fungsi serta manfaatnya masing-masing. Berikut ini 10 jenis alat pelindung diri K3 pada umumnya:

  1. Helm Safety

    Helm Safety

    Helm safety adalah alat safety k3 yang melindungi kepala dari berbagai resiko dan bahaya yang ada di tempat kerja. APD ini mencegah kepala cedera berat dari berbagai macam benturan, termasuk kejatuhan benda tumpul maupun tajam.

    Fungsi helm safety selanjutnya adalah untuk melindungi kepala dari cuaca, baik itu hujan maupun terik matahari. Bisa Anda bayangkan bagaimana jika harus bekerja berjam-jam ditengah terik matahari maupun hujan deras tanpa pelindung kepala.

    Selain kedua fungsi tersebut, helm juga bisa menentukan identitas pengguna. Seperti helm putih biasa digunakan oleh insinyur, manager, mandor atau mereka yang memiliki tanggung jawab dan jabatan tinggi.
  2. Kacamata Safety

    Kacamata Safety

    Pelindung mata atau kacamata safety adalah APD yang bisa digunakan saat melakukan pekerjaan yang membutuhkan perlindungan mata. Contoh pekerjaannya seperti saat bekerja di laboratorium, pengelasan, pekerjaan pemotongan kayu, dan lainnya.

    Partikel seperti debu dan serpihan lainnya yang berterbangan di udara dapat mencederai mata Anda. Kacamata safety dapat melindungi mata Anda dari partikel-partikel tersebut.

    Dua jenis kacamata safety pada umumnya adalah spectacles dan safety goggles. Spectacles biasanya digunakan untuk pekerjaan ringan dan pekerjaan yang membutuhkan perlindungan dari sinar UV. Sedangkan safety goggles, yang melindungi seluruh area mata, sangat cocok untuk pekerjaan seperti di laboratorium.
  3. Penutup Telinga

    Penutup Telinga

    Earmuff atau penutup telinga adalah alat pelindung telinga k3 dengan karakteristik menutup seluruh area telinga. Earmuff memiliki kemampuan peredaman suara yang cukup tinggi.

    Untuk bekerja di lingkungan yang memiliki tingkat kebisingan diatas 85 dB, Anda harus menggunakan earmuff. Fungsi earmuff adalah untuk mencegah kerusakan telinga secara permanen akibat paparan suara bising.
  4. Earplug

    Earplug

    Hampir sama dengan earmuff, earplug adalah alat pelindung telinga k3 dengan yang digunakan untuk menyumbat lubang telinga. Fungsinya adalah untuk mencegah suara bising diatas 85 dB masuk ke telinga Anda.

    Biasanya earplug lebih simple, karena banyak tipe produk ini merupakan produk sekali pakai. Untuk faktor efisiensi dan cost, earplug bisa menjadi pilihan terbaik untuk melindungi telinga Anda.
  5. Pelindung Wajah

    Welding Helmet

    Pelindung wajah adalah alat safety K3 yang khusus melindungi are wajah dari bahaya eksternal. Pelindung wajah terbagi menjadi beberapa kategori lagi, seperti faceshield, helm las, serta kedok las.

    Fungsi pelindung wajah adalah perlindungan dari resiko percikan api, partikel kecil saat pengelasan, sinar UV, zat kimia berbahaya, uap panas, dan bahaya lainnya.
  6. Masker

    Masker

    Masker atau pelindung pernapasan adalah APD yang berfungsi untuk melindungi pernapasan dari debu, bakteri dan partikel berbahaya lainnya. Masker atau respirator dibagi menjadi 2 kategori, yaitu disposable respirator dan reusable respirator.

    Untuk kategori disposable atau masker sekali pakai, Anda bisa menemukan produk seperti masker 3ply, masker N95, KN95, KF94 dan lainnya. Sedangkan untuk reusable respirator, Anda bisa mencari respirator yang menggunakan filter sebagai alat bantu penyaringan udara.
  7. Sarung Tangan

    Sarung Tangan

    Sarung tangan safety atau safety gloves adalah alat safety K3 yang dipakai untuk melindungi tangan dari resiko cedera saat bekerja. Fungsi sarung tangan safety adalah untuk melindungi tangan dari aliran listrik statis, sayatan benda tajam, cairan kimia, radiasi suhu panas maupun dingin, serta bahaya lainnya.

    Dari beberapa resiko cedera diatas, Anda bisa menentukan sarung tangan seperti apa yang cocok untuk pekerjaan Anda. Tidak semua sarung tangan dapat memberikan perlindungan terhadap semua resiko cedera. Pilihlah sarung tangan yang memang sesuai dengan kebutuhan kerja Anda.
  8. Baju Safety

    Baju Safety

    Baju safety atau baju pelindung adalah APD K3 untuk melindungi tubuh Anda dari bahaya cedera. Baju safety ada beberapa jenis, seperti baju wearpack, safety vest, baju coverall, dan cooling vest. Fungsi baju safety bermacam-macam, tergantung jenisnya.

    Sebagai contoh safety vest, Anda dapat menggunakannya untuk meningkatkan visibilitas saat bekerja di proyek. Khusus untuk Anda yang bekerja di ruangan minim cahaya, Anda perlu menggunakan safety vest yang dilengkapi dengan sticker reflector.

    Untuk baju wearpack, diperlukan bagi pekerja terutama di bidang otomotif. Selain itu, petugas PLN, Pertamina, dan lainnya juga menggunakan baju wearpack ini. Baju coverall berfungsi untuk melindungi tubuh dari cairan dan zat kimia berbahaya. Baju Coverall biasanya digunakan oleh tenaga kerja medis maupun pekerja laboratorium.
  9. Body Harness

    Body Harness

    Body harness adalah alat pelindung jatuh yang dikenakan oleh pekerja saat bekerja di ketinggian. Fungsi body harness adalah sebagai baju pelindung yang dikaitkan dengan connector seperti lanyard, agar dapat dihubungkan dengan fall protection system. Dengan memakai prinsip a b c (anchor, body harness, connector), Anda dapat terhindar dari resiko jatuh di ketinggian.
  10. Sepatu Safety

    Sepatu Safety

    Sepatu safety adalah alat pelindung kaki, termasuk salah satu APD yang paling dibutuhkan. Sepatu safety atau safety shoes berfungsi untuk melindungi kaki Anda dari resiko cedera tusukan benda tajam, aliran listrik statis, perlindungan dari resapan air, uap panas maupun api.

    Setiap tahunnya, sepatu safety menjadi salah satu kebutuhan utama bagi pekerja di berbagai industri. Beberapa tipe sepatu safety yang tersedia pada umumnya adalah low cut, middle cut, dan high cut (sepatu boots).

Nah, itu semua penjelasan tentang jenis APD K3 yang bisa kita bagikan. Bagi Anda yang membutuhkan alat pelindung diri K3, silahkan hubungi PT. Kurnia Safety Supplies (KSS), sebagai distributor alat safety Indonesia. Anda bisa menghubungi KSS melalui nomor WhatsApp atau email yang tertera pada website kami.