1. Home
  2. Bekerja di ketinggian
  3. 6 Contoh Bekerja di Ketinggian Yang Perlu Anda Tahu!

6 Contoh Bekerja di Ketinggian Yang Perlu Anda Tahu!

 Penulis: Elizabeth Sarah   6 months ago  Bekerja di ketinggian   min, estimated reading time.
6 Contoh Bekerja di Ketinggian Yang Perlu Anda Tahu!

Di banyak industri dan pekerjaan, bekerja di ketinggian merupakan salah satu pekerjaan yang dibutuhkan seperti untuk konstruksi dan pemeliharaan. Pekerjaan yang melibatkan pekerja bekerja di ketinggian menghadirkan tantangan dan risiko keselamatan yang tinggi. Jika Anda ingin melalukan pekerjaan di ketinggian Anda harus memahami berbagai jenis contoh bekerja di ketinggian, ini penting untuk pekerja maupun atasan pekerja untuk memastikan bahwa pekerja aman dan terhindar dari kecelakaan.

Di dalam blog ini kami akan membahas sepuluh contoh bekerja di ketinggian yang Anda mungkin tidak tahu. Dengan melihat contoh-contoh ini, Anda akan mempelajari betapa pentingnya keselamatan dan tindakan pencegahan saat bekerja di ketinggian. Masing-masing contoh memiliki risiko dan langkah keamanannya sendiri. Yuk Cek Selengkapnya Dibawah Ini!

Contoh Bekerja di Ketinggian

Bekerja di ketinggian berarti melakukan pekerjaan dari tempat yang lebih tinggi, dimana ada kemungkinan pekerja terjatuh dan terluka. Hal ini bisa dicegah dengan melakukan perencanaan yang matang, pelatihan yang cukup, dan langkah-langkah keselamatan yang tepat untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menjaga pekerja yang terlibat tetap aman. Berikut adalah contohnya:

  1. Bekerja di atap

    Contoh bekerja di ketinggian yang pertama adalah bekerja di atap. Saat Anda sedang bekerja di atap seperti sedang melakukan pekerjaan seperti memperbaiki, memasang, memeriksa, dan membersihkan. Hal ini sangat berbahaya karena dilakukan pada di ketinggian. Anda bisa saja terjatuh atau tersandung peralatan.

    Selain itu, cuaca merupakan bagian yang sangat penting dalam pekerjaan atap. Hujan,angin kencang, atau sinar matahari yang terik dapat membuat pekerjaan menjadi kurang aman dan efektif. Untuk mengurangi risiko ini, pekerja waib menggunakan APD untuk bekerja di ketinggian.

    Selain itu, untuk mencegah jatuh, penting untuk menyiapkan cara yang aman untuk naik dan turun dari atap. Sebelum memulai pekerjaan, pemeriksaan keselamatan harus dilakukan untuk mencari kemungkinan bahaya, seperti bahan atap atau jendela atap yang lemah.

    Prosedur kerja yang aman, seperti rencana perlindungan dan penyelamatan dari jatuh, harus ditetapkan dan dibagikan kepada semua pekerja dengan cara yang jelas. Pekerja perlu mendapatkan pelatihan secara rutin untuk memastikan mereka mengetahui praktik dan alat keselamatan terkini.
  1. Menggunakan tangga

    Selnajtunya, salah satu cara paling umum untuk bekerja pada tingkat tinggi adalah dengan menggunakan tangga. Namun jika tidak dilakukan dengan benar, hal ini bisa menjadi sangat berbahaya. Pekerjaan tangga dapat mencakup hal-hal seperti pengecatan, pembersihan, dan pemeliharaan.

    Penting untuk menggunakan jenis tangga yang tepat untuk pekerjaan itu, dan tangga harus selalu diperiksa apakah ada masalah sebelum digunakan. Agar tetap seimbang, pekerja yang menaiki tangga harus selalu menjaga tiga titik kontak dengan tanah. Selain itu, tangga harus selalu diletakkan pada permukaan yang stabil dan rata agar tidak terjatuh.

    Untuk menghindari terjatuh dari tangga, penting juga untuk tidak menjangkau terlalu jauh atau membawa barang berat. Saat bekerja di tangga dalam waktu lama, sabuk pengaman dan sistem penahan jatuh dapat membuat pekerjaan menjadi lebih aman.
  1. Membersihkan jendela

    Contoh selanutnya adalah saat pekerja membersihkan jedela. Pekerja yang melakukan pekerjaan ini seringkali harus bekerja di ketinggian, terutama pada gedung yang memiliki lebih dari satu lantai. Jika tidak bekerja dengan benar, ada kemungkinan terjatuh dari ketinggian, menjatuhkan barang, atau terayun ke sesuatu.

    Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah hal yang paling penting. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan APD untuk ketinggian. Alat-alat pembersih sebaiknya diletakkan di tempat yang aman agar tidak jatuh dan melukai orang yang berada di bawahnya. Cuaca juga harus diperhitungkan karena dapat membuat permukaan menjadi licin sehingga menambah risiko lain.
  1. Pekerjaan Konstruksi

    Contoh ke empat bekerja di ketinggian adalah pekerjaan kosntruksi. Bekerja di ketinggian merupakan bagian penting dalam pekerjaan konstruksi, baik itu gedung pencakar langit, jembatan, atau rumah.Saat melakukan pekerjaan konstruksi di ketinggian, risiko utama adalah terjatuh atau terkena benda jatuh.

    Jadi, penilaian risiko harus dilakukan untuk melihat bahaya yang mungkin terjadi. Kecelakaan dapat dihindari dengan menggunakan langkah-langkah keselamatan seperti pagar pembatas, jaring pengaman dan sistem fall arrest. Pekerja perlu diajari cara menggunakan sistem keselamatan ini dan cara mengenali kemungkinan bahaya.
  1. Perancah

    Contoh bekerja di ketinggian selanjutnya adalah perancah atau scaffolding, ini dapat digunakan sebagai platform kerja sementara yang stabil. Ini sering digunakan dalam membangun, merombak, dan menjaga segala sesuatunya tetap dalam kondisi yang baik. Namun jika scaffolding tidak dipasang atau digunakan dengan benar, hal ini dapat menimbulkan banyak risiko.

    Untuk memasang dan membongkar scaffolding dengan benar, Anda memerlukan orang yang mengetahui risiko dan cara menguranginya. Pemeriksaan rutin harus dilakukan untuk memastikan stabil dan aman, dan perbaikan apa pun yang diperlukan harus segera dilakukan. Pekerja harus diajari cara menggunakan scaffolding dengan benar, seperti tidak memasang scaffolding lebih dari 3 tumbukan, jika lebih dari 3 tumpukan perlu menggunakan scafolding tubular.
  1. Pemeliharaan

    Contoh terakhir bekerja di ketinggian adalah pemeliharaan, ini bisa termasuk pemeliharaan turbin angin, jembatan, gedung, dll. Pekerjaan pemeliharaan di ketinggian memerlukan kepatuhan terhadap protokol keselamatan yang ketat.

    Sebelum tugas apa pun dimulai, inspeksi peralatan secara menyeluruh sangat penting untuk memastikan APD untuk ketinggian aman dan layak dipakai. Perawatan rutin terhadap semua peralatan pelindung jatuh sangat penting untuk mengidentifikasi keausan, dan peralatan tersebut harus segera diganti atau diperbaiki jika ada masalah yang terdeteksi.

    Selain itu, pemantauan terus-menerus terhadap kondisi cuaca, seperti kecepatan angin, sangat penting untuk menentukan apakah aman untuk melanjutkan pekerjaan di ketinggian. Sepanjang tugas, komunikasi yang jelas di antara anggota tim sangat penting untuk mengoordinasikan gerakan dan mengatasi potensi bahaya dengan cepat.

Nah, ini dia 6 contoh bekerja di ketinggian. Penting untuk diingat bahwa menggunakan APD saat bekerja di ketinggian adalah hal yang wajib. APD apa saja yang dibutuhkan Anda bisa cek disini atau Anda bisa mendapatkannya di PT Kurnia Safety Supplies (KSS). Your Reliable Safety Partner!