1. Home
  2. Pelindung Pernapasan
  3. Wajib Tahu! Ini Perbedaan Respirator dan Masker

Wajib Tahu! Ini Perbedaan Respirator dan Masker

 Penulis: Kevin   8 months ago  Pelindung Pernapasan   min, estimated reading time.
Wajib Tahu! Ini Perbedaan Respirator dan Masker

Respirator dan masker merupakan 2 produk yang paling banyak dicari selama masa pandemik COVID-19. Kedua produk ini dianggap efektif untuk menekan penyebaran virus COVID-19. Untuk itu, permintaan terhadap kedua produk ini sangat tinggi dan sempat menjadi barang langka. Contohnya seperti respirator 3M 8210 yang sempat menjadi produk langka karena sulit ditemukan, dan bahkan hampir di semua distributor alat safety produk tersebut tidak tersedia. Namun ada hal yang mungkin belum banyak diketahui oleh masyarakat pada umumnya, yaitu kedua produk ini sebenarnya sangat berbeda secara fungsinya.

Pengertian Masker dan Jenisnya

Masker adalah alat pelindung pernapasan yang berfungsi untuk membatasi antara kita dengan orang lain. Produk ini membatasi dan mencegah droplet saat kita berkomunikasi dengan orang lain. Masker juga berfungsi untuk melindungi orang lain dari kita. Contohnya, jika Anda adalah dokter, Anda menggunakan masker saat berjumpa dengan pasien untuk melindungi pasien tersebut. Secara umum, masker memiliki dua jenis, yaitu masker medis dan non-medis.

Masker medis adalah masker yang memiliki standar anti cairan liquid, seperti darah. Hal tersebut menjadi faktor pembeda dengan produk masker non-medis yang tidak anti cairan liquid. Masker dengan standar medis biasanya ditandai dengan dikeluarkannya ijin edar AKL dari Kemenkes terhadap produk tersebut. Ijin edar AKL bisa dikatakan sebagai bukti bahwa memang benar produk tersebut masuk standar medis. Masker ini cocok digunakan oleh tenaga kesehatan (nakes), pekerja laboratorium, dan bisa juga digunakan oleh masyarakat umum.

Masker non-medis adalah masker pada umumnya yang banyak beredar di masyarakat, seperti masker kain, masker 3 ply, dan lainnya yang tidak memiliki standar medis. Terdapat masker 3 ply non-medis dan masker 3 ply medis yang beredar di pasaran. Pembedanya adalah yang satu berstandar medis dengan AKL sebagai nilai tambahnya, sedangkan yang satu lagi tidak berstandar medis.

Pengertian dan Standar Respirator

Apa itu respirator? Respirator adalah alat pelindung yang digunakan untuk melindungi pernapasan Anda dari kontaminan udara. Berbeda dengan masker, respirator memiliki ciri khas yaitu harus rapat dan fit diwajah saat dipakai. Pada umumnya respirator memiliki fungsi untuk menyaring (filtrasi) kontaminan di udara agar tidak masuk ke dalam sistem pernapasan Anda. Ada beberapa standar yang dikenal oleh para ahli dan praktisi K3 terkait respirator, seperti NIOSH dengan N95 nya, FFP2 dari Eropa, KN95 dari China, serta KF94 dari Korea.

NIOSH adalah singkatan dari National Institute of Occupational Safety and Health. NIOSH merupakan lembaga nasional dari Amerika Serikat (US) yang berwenang mengeluarkan standar tentang kesehatan dan keselamatan kerja untuk negaranya. Standar N95 yang sering kita dengar juga merupakan standar yang dikeluarkan oleh NIOSH.

N95 memiliki arti:

  • N: Kode indikasi bahwa produk ini tidak memiliki resistensi terhadap minyak.
  • 95: Kode indikasi mengenai kemampuan filtrasi partikel produk ini sebesar 95%.

Selain kode "N", ada juga kode "R" dan "P" yang memiliki makna:

  • R: kode indikasi bahwa produk ini memiliki resistensi minyak terbatas atau dalam kadar tertentu (somewhat resistant to oil).
  • P: kode indikasi bahwa produk ini memiliki resistensi yang kuat terhadap minyak (strongly resistant to oil).

Tipe Respirator Standar NIOSH

Ada beberapa tipe respirator dari standar NIOSH, seperti:

  • N95: Respirator N95 yang memiliki tingkat filtrasi hingga 95%
  • Surgical N95: Respirator N95 yang memiliki tingkat filtrasi hingga 95% dan telah mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) untuk kategori masker medis. Contoh produknya adalah respirator 3M 1870+.
  • N99: respirator ini memiliki tingkat filtrasi terhadap partikel di udara sebesar 99%. Produk ini tidak memiliki resistensi terhadap minyak.
  • N100: respirator ini memiliki tingkat filtrasi terhadap partikel di udara sebesar 99.97%. Produk ini tidak memiliki resistensi terhadap minyak.
  • R95: respirator ini dapat memfiltrasi partikel di udara hingga 95%. Produk ini memiliki resistensi terbatas terhadap minyak.
  • P95: respirator ini dapat memfiltrasi partikel di udara hingga 95%. Produk ini memiliki resistensi terhadap minyak.
  • P99: respirator ini dapat memfiltrasi partikel di udara hingga 99%. Produk ini memiliki resistensi terhadap minyak.
  • P100: respirator ini dapat memfiltrasi partikel di udara hingga 99.97%. Produk ini memiliki resistensi terhadap minyak.

Tipe Standar Respirator di Beberapa Negara

Selain NIOSH dari Amerika, negara lain juga ikut membuat respirator dengan standar serupa. Ada KN95 dari China, yang hingga saat ini banyak dicari dan dimintati karena harganya yang terjangkau. Ada juga standar KF94, dari Korea. Respirator KF94 dari Korea cukup banyak diminati karena tersedia dengan berbagai macam warna serta modelnya yang lebih modern, stylish dan cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Terakhir, standar FFP2 dari Eropa, dengan tingkat filtrasi hingga 94% dan standar FFP3 dengan tingkat filtrasi partikel di udara hingga 99%. Contoh produknya adalah M&B MG003. Semakin tinggi tingkat filtrasinya, maka akan semakin sedikit udara yang dapat masuk namun semakin steril udara yang kita hirup. Untuk itu, demi kenyamanan saat pemakaian, pilihlah masker atau respirator yang sesuai dengan kebutuhan Anda.