KSS Logo
cart-quote
  1. Home
  2. Bekerja di ketinggian
  3. Perbedaan Lanyard dan Shock Absorber Lanyard

Perbedaan Lanyard dan Shock Absorber Lanyard

  Penulis:   Elizabeth Sarah     25 Mei 2026   Bekerja di ketinggian ... min, estimated reading time.
Perbedaan Lanyard dan Shock Absorber Lanyard

Banyak orang yang bekerja di ketinggian masih bingung dengan perbedaan lanyard & shock absorber lanyard. Padahal, kedua benda tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Yuk kita ketahui apa perbedaannya di blog ini! 

Perbedaan Lanyard & Shock Absorber

Berikut adalah perbedaan fungsi lanyar & shock absorber.

Shock Absorber lanyard vs lanyard

Fungsi Safety Lanyard 

Sederhananya, lanyard adalah tali penghubung antara full body harness dengan titik angkur (anchor point). Fungsinya adalah untuk menahan tubuh pekerja saat terjatuh secara tidak sengaja. Panjang maksimalnya, biasanya 1,2 meter dan idealnya dipasang diatas dada atau sejajar dada agar jarak jatuh menjadi lebih pendek. Sesuai standar keselamatan, lanyard wajib memiliki breaking force sebesar 5000 lbs.  

Fungsi Shock Absorber 

Sedangkan shock absorber lanyard adalah lanyard yang dilengkapi dengan komponen peredam kejut (shock absorber) di dalamnya. 

Perbedaan utamanya ada di gaya benturan yang diterima tubuh. Jika komponen Anda tidak memiliki shock absorber, gaya hentakan saat jatuh bisa mencapai sekitar 2.520 lbs (~1.143 kg). Dengan shock absorber, gaya itu berkurang drastis menjadi sekitar 1.300 lbs (~590 kg) sehingga lebih aman ketika menggunakan shock absorber lanyard ketika Anda bekerja di lingkungan yang sangat tinggi.  

Pertimbangan Ketika Memilih Shock Absorber Lanyard 

Tidak semua kondisi kerja cocok dengan satu jenis shock absorber. Ada beberapa hal yang perlu kamu pikirkan sebelum membeli. 

  1. Jarak Jatuh

    Shock absorber sendiri dapat memperpanjang panjang total lanyard hingga 1,2  hingga 2 meter saat teraktivasi, kamu harus memastikan ada jarak  yang cukup antara titik angkur  dan lantai dasar. 

    OSHA merekomendasikan sekitar 6 meter (±20 kaki) ruang bebas di bawah titik kerja. Kalau jarak itu tidak terpenuhi, shock absorber justru bisa berbahaya karena pekerja bisa tetap membentur permukaan bawah.

  2. Kualitas Bahan

    Pilih shock absorber yang memenuhi standar internasional seperti EN 355 (Eropa) atau ANSI Z359 (Amerika). Periksa juga material webbing-nya — pastikan tidak ada sobekan, kerusakan jahitan, atau tanda-tanda pernah teraktivasi. 

    Note: shock absorber yang sudah pernah menahan jatuh tidak dianjurkan untuk digunakan kembali, meskipun tampak baik-baik saja.

  3. Titik Sambung

    Posisi sambungan akan memengaruhi efektivitas perlindungan. Sambungkan lanyard ke D-ring dorsal (punggung) pada harness untuk fall arrest, dan pastikan anchor point memiliki kekuatan minimum 5.000 lbs. Hindari menyambungkan lanyard ke titik yang tidak di rancang sebagai titik angkur. 

Kesimpulan 

Kini Anda sudah mengetahui apa perbedaan lanyard dan shock absorber lanyard supaya tidak salah pilih. Untuk pekerjaan di ketinggian dengan risiko free fall, shock absorber lanyard adalah pilihan yang jauh lebih aman. 

Butuh lanyard, shock absorber, atau perlengkapan fall protection lainnya yang sudah terstandarisasi? Langsung kunjungi kurniasafety.com dan temukan produk APD keselamatan kerja terpercaya dengan harga kompetitif. Kurnia Safety Your Reliable Safety Partner.