1. Home
  2. Kacamata Pelindung
  3. Wajib Tahu! Ini Perbedaan Tinting dan Coating Kacamata Safety

Wajib Tahu! Ini Perbedaan Tinting dan Coating Kacamata Safety

 Penulis: Kevin   5 months ago  Kacamata Pelindung
Wajib Tahu! Ini Perbedaan Tinting dan Coating Kacamata Safety

Halo Safety Partner! Apa Anda tahu bahwa tinting dan coating pada lensa kacamata safety merupakan dua hal yang berbeda? Kalau belum tahu, yuk dibaca artikel ini! Hari ini kita akan membahas tentang perbedaan keduanya. Banyak loh yang masih belum tahu perbedaan keduanya dan menganggap tinting dan coating adalah hal yang sama. Nantinya juga kita akan sedikit membahas tentang kode marking yang umumnya tertera pada frame dan lensa kacamata safety. Jadi, pastikan Anda membaca artikel ini sampai habis ya! 

Sering kali orang-orang menganggap bahwa tinting dan coating adalaha dua hal yang sama. Secara sekilas mungkin ada persamaan warna. Namun jika kita teliti lebih dalam, coating itu berbicara soal lapisan pada kacamata. Bisa dibilang, coating merupakan fitur tambahan pada kacamata yang Anda gunakan. Ada beberapa jenis coating yang tersedia, seperti mirror, anti-fog, anti-scratch, anti sinar Ultraviolet (UV) dan lainnya.  

Fitur-fitur tambahan ini akan membantu melindungi mata Anda dengan lebih baik. Masing-masing memiliki fungsinya sendiri dan Anda bisa mendapatkan apa yang dibutuhkan sesuai dengan jenis pekerjaan Anda. Sudah banyak juga kacamata yang memiliki beberapa jenis coating dalam satu lensa. Pastinya, semakin banyak fitur pada kacamata, harga kacamata safety tersebut akan lebih mahal. Seperti yang Safety Partner tahu juga, ada kualitas, ada harga. Namun untuk pekerjaan sehari-hari biasanya tidak membutuhkan kacamata yang terlalu mahal.  

Tinting Lensa Kacamata Safety 

Jika coating adalah lapisan tambahan, maka tinting adalah warna dari material asli dari lensa kacamata tersebut. Jika Anda pernah melihat warna lensa clear (lensa bening), lensa hitam, lensa silver, lensa abu-abu, semua itu merupakan contoh dari lensa tinting. Berikut ini contoh lensa tinting untuk pekerjaan ringan beserta fungsinya: 

Clear Lens 

  • Proteksi sinar UV 400 
  • Standar EN166, EN170 
  • Anti glare mechanical hazard protection: lensa tinting ini memiliki kemampuan untuk mengurangi pantulan cahaya yang diterima mata Anda. 

Amber Lens 

  • Proteksi sinar UV 400 
  • Standar EN166, EN170 
  • Anti glare mechanical hazard protection: lensa tinting ini memiliki kemampuan untuk mengurangi pantulan cahaya yang diterima mata Anda dengan tambahan efek warna yang kontras. 

Grey Lens 

  • Proteksi sinar UV 400 
  • Standar EN166, EN172 
  • Protection against natural glare: lensa tinting ini memiliki kemampuan untuk melindungi mata Anda dari cahaya alami seperti sinar matahari. 

Silver Mirror Lens 

  • Proteksi sinar UV 400 
  • Standar EN166, EN172 
  • Protection against highly artificial light and natural condition: lensa tinting ini memiliki kemampuan untuk melindungi mata Anda dari cahaya lampu maupun cahaya alami seperti matahari. 

Itulah contoh dari lensa tinting, dimana pada dasarnya warna dari lensa tersebut adalah dari materialnya dan memiliki fungsinya sendiri. Berikutnya kita akan membahas maksud dari kode-kode yang biasanya muncul pada frame kacamata safety Anda. 

Standar Kacamata Safety dan Kode Marking-nya 

Kacamata safety yang baik memiliki kode marking yang tertera di kacamatanya. Ada 2 kode marking yang akan kita bahas pada artikel kali ini, yaitu kode marking pada lensa dan kode marking pada frame kacamata. Biasanya kacamata safety terbaik memiliki kode ini. Karena kedua kode ini menunjukkan bahwa memang kacamata tersebut terstandarisasi dengan baik sesuai dengan standar Internasional.  

Kode Marking Pada Frame 

 

1. Keterangan kode manufaktur

2. Standar EN

3. Kode nomor dimana aplikasi pemakaian kacamata yang sesuai: 

  • Tidak ada nomor menandakan penggunaan untuk industri umum 
  • Nomor 3 untuk aplikasi pekerjaan yang rentan akan droplet dan cipratan liquid 
  • Nomor 4 untuk mencegah paparan debu 
  • Nomor 5 untuk partikel gas dan debu 
  • Nomor 8 untuk cegah arus pendek listrik 
  • Nomor 9 untuk cegah logam cair dan padat yang panas 

4. Kemampuan mekanik: 

  • Tidak ada nomor menunjukkan tidak adanya kemampuan mekanik 
  • Kode S menunjukkan peningkatan kekuatan pada frame kacamata. 
  • Kode F menunjukkan kemampuan tahan benturan dalam intensitas ringan 
  • Kode B menunjukkan kemampuan tahan benturan dalam intensitas sedang 
  • Kode A menunjukkan kemampuan untuk tahan terhadap benturan keras. 
  • Kode T menunjukkan bahwa frame sudah teruji dalam temperatur ekstrim (-5°C dan +55°C)  

5. Kode CE adalah sertifikasi merk 

Kode Marking Pada Lensa 

1. Skala penomoran 

2. Keterangan kode manufaktur 

3. Kode Kelas optik pada lensa 

4. Kemampuan mekanik: 

  • Tidak ada nomor menunjukkan tidak adanya kemampuan mekanik 
  • Kode S menunjukkan peningkatan kekuatan pada frame kacamata. 
  • Kode F menunjukkan kemampuan tahan benturan dalam intensitas ringan 
  • Kode B menunjukkan kemampuan tahan benturan dalam intensitas sedang 
  • Kode A menunjukkan kemampuan untuk tahan terhadap benturan keras. 
  • Kode T menunjukkan bahwa frame sudah teruji dalam temperatur ekstrim (-5°C dan +55°C) 

5. Kode/simbol ketahanan terhadap cairan panas (opsional) 

6. Kode/simbol ketahanan terhadap benturan partikel halus (opsional) 

7. Kode/simbol ketahanan terhadap kabut (opsional) 

8. Kode CE adalah sertifikasi merk